<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Tips Sang Guru</title>
	<atom:link href="http://tipzsangguru.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tipzsangguru.wordpress.com</link>
	<description>Blog seorang guru yang ingin berbagi dan belajar bersama</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Jan 2012 11:35:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='tipzsangguru.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Tips Sang Guru</title>
		<link>http://tipzsangguru.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://tipzsangguru.wordpress.com/osd.xml" title="Tips Sang Guru" />
	<atom:link rel='hub' href='http://tipzsangguru.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kiat Sukses Wawancara Beasiswa</title>
		<link>http://tipzsangguru.wordpress.com/2011/10/26/kiat-sukses-wawancara-beasiswa/</link>
		<comments>http://tipzsangguru.wordpress.com/2011/10/26/kiat-sukses-wawancara-beasiswa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2011 02:38:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tipzsangguru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[beasiswa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipzsangguru.wordpress.com/?p=370</guid>
		<description><![CDATA[Seorang bijak berkata, “Gantungkan cita-citamu setinggi langit, setidaknya jika kau jatuh, akan jatuh diantara bintang-bintang”. Cita-cita, bagi sebagian orang adalah impian kosong belaka. Ada yang menganggap cita-cita sebuah gambar abstrak kehidupan, bahkan ada yang memposisikan cita-cita sebagai angan-angan panjang yang tak jelas dan hanya bualan saja. Namun bagi saya, cita-cita ibarat bintang di langit, itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tipzsangguru.wordpress.com&amp;blog=10955242&amp;post=370&amp;subd=tipzsangguru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang bijak berkata, “Gantungkan cita-citamu setinggi langit, setidaknya jika kau jatuh, akan jatuh diantara bintang-bintang”. Cita-cita, bagi sebagian orang adalah impian kosong belaka. Ada yang menganggap cita-cita sebuah gambar abstrak kehidupan, bahkan ada yang memposisikan cita-cita sebagai angan-angan panjang yang tak jelas dan hanya bualan saja. Namun bagi saya, cita-cita ibarat bintang di langit, itu akan saya jadikan penunjuk bagi arah perjalanan hidup ini.<br />
<span id="more-370"></span><br />
Nama saya cukup singkat, Salwa. Orang-orang memanggilku Wawa. Saya alumni Universitas Negri Malang (d/h IKIP Negeri Malang), jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Kini Bekerja sebagai tenaga pengajar di Universitas Islam Negri Malang. Sebelum menjadi dosen,saya pernah bekerja sebagai tentor di salah satu lembaga bimbingan belajar.</p>
<p>    Dalam Wawancara Beasiswa, bukan tempatnya untuk menyembunyikan prestasi! Kita harus menunjukkan kepada pewawancara, bahwa kita memiliki kelebihan-kelebihan yang bisa diandalkan dan layak sebagai penerima beasiswa.</p>
<p>Pada awalnya saya ragu untuk mendaftar sebagai calon penerima beasiswa, apalagi beasiswa Luar Negeri, apalagi status saya masih tenaga pengajar honorer ( belum PNS),  sedangkan umur telah menginjak usia tiga puluhan dan baru pertama kali mendaftar, apalagi akan banyak pendaftar yang tentu lebih hebat. Pikiran-pikiran itu terus ada di kepala. Teringat apa yang dikatakan suami saya waktu itu, “Jangan sampai cita-citamu dicuri , banyak orang memiliki cita-cita yang baik, namun padam karena dicuri orang, bahkan banyak pula yang membuang sendiri cita-citanya”. Kalimat itu membuatku sadar akan pentingnya sebuah harapan. Saya juga terinspirasi melihat kegigihan beberapa teman yang akhirnya bisa mendapatkan beasiswa di luar negeri. Akhirnya, dengan dukungan orang-orang terdekat terutama keluarga, membuat saya berani mendaftarkan diri.</p>
<p>Setelah melewati beberapa tahapan. Alhamdulillah,saya bisa masuk shortlisted. Ibarat menaiki tangga, saya sudah berada di tengah. Saya tahu ini tidak mudah. “ Jika kamu keras pada hidupmu, maka hidup akan lunak kepadamu, jika kamu lunak pada hidupmu, maka hidup akan keras kepadamu”. Kata-kata motivasi dari Andre Wongso itu melecut semangatku untuk terus berusaha.</p>
<p>Kini saatnya mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai test. Tentu, yang pertama adalah tes IELTS dan interview. Yang harus dilakukan sebelum tes IELTS dan interview adalah sering latihan mengerjakan soal-soal IELTS. Beruntung, karena di kampus diadakan kursus persiapan IELTS untuk para dosen yang mendapat shortlisted. Ini Memberi kesempatan untuk lebih mengerti materi yang harus dipelajari.</p>
<p>Membaca buku-buku tentang Australia, menonton film, mengikuti berita dunia. Browsing apapun yang berhubungan dengan Australia. Seperti, kampus, kota, dan jurusan untuk study yang saya pilih, adalah persiapan dalam menghadapi interview.</p>
<p>Saya juga memasang peta Australia di tembok kamar. Itu  saya sebut sebagai peta mimpi, kutulis di peta itu, “Kuliah S2 di Australia”. Itu saya lakukan untuk  menvisualisasikan mimpi-mimpi. Sehingga semakin merasa dekat dan terus memberi autosugesti yang kuat dalam diri saya.</p>
<p>Namun perlu diingat, mental kita juga perlu dipersiapkan. Kesiapan sukses juga harus diimbangi dengan kesiapan untuk “menang” dalam kegagalan. Yah .. bukankah “kesuksesan” dalam menghadapi kegagalan juga merupakan kesuksesan juga? Seseorang yang “sukses” dalam menjalani kegagalannya, pasti mereka yang tak pernah lelah untuk mencoba dan mencoba lagi. Seseorang yang “sukses” dalam kegagalannya, pastilah mereka yang bisa bersabar. Tinggal diri kita yang bisa mengukur manakah yang lebih besar? Optimisme dalam meraih kesuksesan atau pesimis dan tak melakukan apa-apa. Apapun yang telah kita lakukan untuk sebuah cita-cita adalah sebuah keberhasilan. Siapkan mental … Karena mendapat beasiswa ke Luar Negeri bukan keinginan biasa, kita harus siap dengan “harga” yang harus dibayar untuk meraihnya. Kerja keras, kerja cerdas dan tentu doa yang melandasi semua itu. Juga janganlah pesimis, lakukan apa yang bisa membuat diri bergerak maju. Maju selangkah ataupun sebagai lompatan besar dalam hidup, jadikan itu sebagai hal terpenting, tetaplah fokus pada tujuan. Hargai apa yang kita dapatkan, syukuri, betapapun kecilnya, jadikan itu sebuah batu lompatan untuk melangkah dan melangkah lagi.</p>
<p>Lalu tibalah saat pengumuman. Alhamdulillah, mimpi ini menjadi nyata. Saya benar-benar merasa bersyukur karena mendapat beasiswa Australian Development scholarship (ADS) ke Australia, dengan hanya sekali daftar. Saya merasa ini adalah rezeki sekaligus ujian buat saya, karena bukankah nikmat juga bentuk ‘ujian’ dari ALLah SWT untuk menguji kesetiaan hamba-hamba-Nya.</p>
<p>Disini saya akan berbagi kepada teman-teman tentang pengalaman  saat interview, karena memang penentu keberhasilan di terima atau tidaknya beasiswa (khususnya ADS) salah satunya adalah interview. Memang saat interview, perasaan nervous itu ada. Yang saya lakukan saat tes wawancara waktu itu, sepuluh menit sebelum dipanggil, saya sempatkan menelpon Ibu dan ibu mertua untuk memohon doa. Saya sangat yakin, kekuatan doa seorang ibu sangatlah luar biasa. Karena sepuluh menit sebelum dipanggil bukan saatnya membuka buku tentang tes atau apapun perihal interview. Detik-detik itu terasa betul ujian keimanan, tentang takdir yang telah Allah tentukan pada kita. Pasrahkanlah semua keputusan pada-Nya, diterima ataupun tidak adalah hal terbaik yang Allah berikan.  Yah … kekuatan ikhlas, itu akan membuat diri kita tenang dan mengalir. Ambisi yang meledak-ledak melampaui keikhlasan justru akan menampakkan diri sebagai orang yang sombong, namun keikhlasan yang begitu lembut melampaui ambisi, akan memancarkan sinar positif sebagai orang yang elegan menjawab semua pertanyaan.</p>
<p>Tetap santai dan sopan, tunjukkan bahwa kita percaya diri saat menjawab pertanyaan. Karena pewawancara akan merasakan “energi” motivasi yang positif, jika kita menjawab pertanyaan dengan antusias. Dalam menjawab pertanyaan, usahakan memberi jawaban yang tepat dan tidak mengada-ada. Misalnya ada pertanyaan yang tidak kita ketahui jawabannya, lebih baik katakan dengan jujur, bahwa kita kurang mengerti. Mereka akan lebih menghargai kejujuran daripada jawaban asal-asalan. Bisa dipastikan, kita akan semakin terjebak jika asal menjawab. Hal ini akan menurunkan kredit poin dalam penilaian.</p>
<p>Akan lebih baik lagi jika memiliki jawaban yang menarik bagi pewawancara, seperti informasi-informasi terbaru yang kita miliki. Pasti  akan bisa menjawab dengan lebih percaya diri, karena telah menguasai materi. Tentu ini akan menambah nilai. Satu hal lagi yang penting, sebelum wawancara pelajari berkas aplikasi yang kita tulis, karena pewawancara ingin mengetahui lebih jauh jawaban-jawaban yang telah ditulis dalam aplikasi. Akan lucu tentunya, jika kita lupa pada apa yang telah kita tulis sendiri.</p>
<p>Berbicara tentang kepercayaan diri saat wawancara, buktikan bahwa kita adalah kandidat yang layak terpilih. Tunjukkan kompetensi, prestasi dan pemikiran-pemikiran yang kita miliki. Memang sangat di anjurkan untuk rendah hati, bahkan itulah yang membuat kita jadi pribadi yang memukau dan disukai. Namun dalam konteks ini, bukan tempatnya untuk menyembunyikan prestasi. Dalam memaknai kalimat ini, dimaksudkan agar kita menunjukkan kepada pewawancara, bahwa kita memiliki kelebihan-kelebihan yang bisa diandalkan dan layak sebagai penerima beasiswa. Misalnya jika ditanya “Apa prestasi-prestasi Anda yang paling dibanggakan?” Ceritakan saja apa adanya, pencapaian-pencapaian terbesar dalam hidup, karya-karya yang pernah ditulis atau apapun yang membuat pewawancara semakin yakin. Yakinkan, bahwa mereka tak akan salah pilih. Ceritakan dengan nada yang baik tanpa terkesan menyombongkan diri dan melebih-lebihkan.</p>
<p>Kadang beberapa pertanyaan yang muncul adalah pertanyaan spontan yang membutuhkan imajinasi. Saya masih ingat, salah satu pertanyaan waktu itu. “perubahan apa yang akan Anda akan lakukan, jika lima tahun mendatang anda terpilih sebagai rektor?” Ini  pertanyaan dadakan yang membutuhkan daya nalar sekaligus imajinasi. Jelas terlihat, pewawancara ingin mengetahui visi dan jiwa kepemimpinan. Mereka ingin tahu, apakah kita tipe manusia futuristic yang mempunyai visi. Selain itu, tak jarang pertanyaan-pertanyaan sederhana juga muncul seperti “Apa buku favorit Anda?” dalam menjawab pertanyaan ini, usahakan tidak hanya memberitahu judul dan nama pengarang atau sekilas isi buku itu saja. Namun, yang diinginkan pewawancara adalah jawaban yang lebih dalam. Alangkah lebih baik jika dijelaskan, mengapa buku itu berarti bagi diri kita. Apakah yang berubah dari hidup atau pikiran kita setelah membaca buku itu. Terakhir, tunjukkan jawaban- jawaban retoris, bahwa kita memiliki semangat, ini penting untuk menunjukkan kuatnya keinginan yang kita miliki. Diwaktu itu pewawancara menanyakan pada diri saya, “buktikan bahwa Anda mempunyai motivasi kuat untuk mendapat beasiswa ini”. Jawaban saya pada pertanyaan akhir itu adalah, “Saat ini, detik ini, saya berada di sini, berhadapan dengan Anda, setelah melewati berbagai test prasyarat beasiswa. Ini adalah bukti kuat bahwa saya mempunyai motivasi besar, bahwa saya sangat menginginkan”.</p>
<p>Mungkin ini sedikit tips dari saya, semoga bisa bermanfaat bagi teman-teman, khususnya yang akan menghadapi interview. Tetaplah ber-ikhtiar semaksimal mungkin. Jangan lupa perbanyak doa, selalu mohon doa dari kedua orang tua terutama Ibu, jangan lupa banyaklah bersedekah. Itu adalah faktor-faktor yang sangat berpengaruh pada keberhasilan kita. Lalu pasrahkan pada Allah SWT, atas segala keputusan yang ada. Percayalah apapun hasilnya itu adalah keputusan yang terbaik. Bersiaplah untuk gagal, namun lebih jauh dari itu bersiaplah untuk sukses, karena itu akan lebih berat dilakukan.</p>
<p>Ingatlah bahwa ilmu yang kita miliki, ibarat setetes air ditengah samudra di banding dengan ilmu Allah SWT. Pahamilah bahwa keberhasilan yang ada juga merupakan ujian bagi kita. Apakah kita akan tetap menjadi orang yang rendah hati, apakah kita tetap akan menjadi orang yang berempati, apakah kita tetap akan bisa berkarya dan tergolong sebagai hamba yang bersyukur atas karunia-Nya. Semoga apa yang saya tulis ini bermanfaat bagi teman-teman semua, percayalah bahwa Anda juga layak untuk meraih kemenangan. Selamat memenangkan beasiswa !  ( Salwa)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tipzsangguru.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tipzsangguru.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tipzsangguru.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tipzsangguru.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tipzsangguru.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tipzsangguru.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tipzsangguru.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tipzsangguru.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tipzsangguru.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tipzsangguru.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tipzsangguru.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tipzsangguru.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tipzsangguru.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tipzsangguru.wordpress.com/370/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tipzsangguru.wordpress.com&amp;blog=10955242&amp;post=370&amp;subd=tipzsangguru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipzsangguru.wordpress.com/2011/10/26/kiat-sukses-wawancara-beasiswa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-7.156753 112.648982</georss:point>
		<geo:lat>-7.156753</geo:lat>
		<geo:long>112.648982</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/37bec86e89a7d47f35581c9b570c30ff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tipzsangguru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nada Solmisasi Buatan Orang Islam</title>
		<link>http://tipzsangguru.wordpress.com/2011/04/06/nada-solmisasi-buatan-orang-islam/</link>
		<comments>http://tipzsangguru.wordpress.com/2011/04/06/nada-solmisasi-buatan-orang-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Apr 2011 05:42:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tipzsangguru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Karya Seni]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipzsangguru.wordpress.com/?p=367</guid>
		<description><![CDATA[Tangga nada yang kemudian menjadi dasar dari notasi musik ini ternyata ditemukan oleh para ilmuwan Muslim. Fakta penting ini diungkapkan pertama kali oleh Jean Benjamin de La Borde, seorang ilmuwan dan komponis Perancis, dalam bukunya Essai sur la Musique Ancienne et Moderne (1780). Dalam bukunya ini La Borde secara alfabet menyebut notasi musik yang diciptakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tipzsangguru.wordpress.com&amp;blog=10955242&amp;post=367&amp;subd=tipzsangguru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://1.bp.blogspot.com/_4ioykttBq0c/SwSc1LHCcCI/AAAAAAAAAAM/Wlq86_Sk4GY/s1600/musik.gif">Tangga  nada yang kemudian menjadi dasar dari notasi musik ini ternyata  ditemukan oleh para ilmuwan Muslim. Fakta penting ini diungkapkan  pertama kali oleh Jean Benjamin de La Borde, seorang ilmuwan dan  komponis Perancis, dalam bukunya Essai sur la Musique Ancienne et  Moderne (1780). Dalam bukunya ini La Borde secara alfabet menyebut  notasi musik yang diciptakan oleh sarjana Muslim. Notasi itu terdiri  atas silabels (yang kita kenal sebagai solmisasi) dalam abjad Arab,  yaitu Mi Fa Shad La Sin Dal Ra. Menurut La Borde, notasi abjad Arab ini  kemudian ditransliterasikan oleh ilmuwan Eropa ke dalam bahasa Latin,  yang entah bagaimana diklaim sebagai himne St. John.<br />
<span id="more-367"></span><br />
Transliterasi ini digunakan pertama kali oleh pemusik Italia Guido Arezzo (995-1050) yang terkenal dengan teori Guido’s Hand-nya. Program British Channel 4 yang menayangkan acara sejarah musik mengatakan bahwa Guido-lah pencipta sistem solmisasi, tanpa sedikit pun mengungkapkan fakta temuan oleh ilmuwan Muslim. Namun, La Borde tidak sendirian. Komposer Eropa lain, Guillaume-André Villoteau (1759-1839), mengambil sikap seperti La Borde, yakni mengakui bahwa solmisasi adalah ciptaan orang-orang Islam.</p>
<p>La Borde melakukan penelitian dengan cara membanding-bandingkan antara notasi yang berasal dari Guido’s Hand dengan notasi berabjad Arab. La Borde sampai pada kesimpulan bahwa Guido’s Hand tidak lebih contekan Guido Arezzo dari sistem notasi yang ditemukan oleh sarjana Muslim.</p>
<p>“Secara fisik, tampilan solmisasi berabjad Arab itu berfungsi sebagai model yang ditiru oleh Guido Arezzo,” tulis La Borde. Ia kemudian membuat monograf yang menampilkan perbandingan yang kritis antara model solmisasi temuan ilmuwan Muslim dan solmisasi yang dibuat Guido Arezzo yang kemudian diakui sebagai notasi musik hingga kini.</p>
<p>Notasi Arab</p>
<p>Notasi Arab digunakan sejak abad ke-9, yaitu ketika ahli-ahli musik Muslim seperti Yunus Alkatib (765) dan Al-Khalil (791), peletak dasar sistem persajakan dan leksikografi Arab, yang diikuti oleh Al-Ma’mun (wafat 833) dan Ishaq Al-Mausili (wafat 850), memperkenalkan sistem notasi dalam bermusik dalam bukunya yang terkenal di Barat, Book of Notes and Rhythms dan Great Book of Songs, selain Kitab Al-Mausiqul Kabir-nya Ibn Al-Farabi (872-950).</p>
<p>Temuan Al-Ma’mun dan Al-Mausili diteliti dan dikembangkan oleh Abu Yusuf bin Ishaq Al-Kindi (801-874), Yahya ibn Ali ibn Yahya (wafat 1048), Ahmad Ibn Muhammad As-Sarakhsi (wafat1286), Mansur Ibn Talha bin Tahir, Thabit ibn Qurra (wafat 1288), dan ilmuwan Muslim lainnya. Dominucus Gundissalinus (wafat 1151) dan The Count Souabe Hermanus Reichenau, dua ahli musik Barat, meneliti dan mengembangkan temuan Al-Kindi. Selain itu, teori-teori musik yang diciptakan Ibnu Sina dan Ibnu Rushd juga berpengaruh pada perkembangan musik Eropa sebagaimana teori-teori mereka dalam ilmu kedokteran.</p>
<p>Sebelum Guido Arezzo mengklaim notasi musik dengan Guido’s Hand-nya, teori musik telah berkembang pesat di Spanyol melalui Ziryab (789-857), pemusik andal dan ahli botani yang hijrah dari Baghdad, dan Ibn Firnas (wafat 888) yang memperkenal musik oriental kepada masyarakat Spanyol dan mengajarkannya untuk pertama kali di sekolah-sekolah di Andalusia.</p>
<p>Guido, Murid Constantine Afrika</p>
<p>Soriano, seorang peneliti musik asal Spanyol, mengungkapkan fakta tentang Guido Arezzo. Pemusik yang dianggap sebagai penemu notasi musik itu mempelajari Catalogna, sebuah buku teori musik berbahasa Latin yang memuat temuan-temuan di bidang musik oleh ilmuwan Muslim.</p>
<p>Hunke, peneliti lain, menulis bahwa notasi abjad Arab yang membentuk notasi musik ditulis dalam Catalogna pada abad ke-11 dan diterbitkan di Monte Cassino, sebuah daerah di Italia yang pernah dihuni oleh komunitas Muslim dan tempat yang pernah disinggahi Constantie Afrika, ilmuwan Muslim asal Tunisia yang masuk ke Italia melalui Salerno. Salah satu ilmu yang diajarkan oleh Constantine Afrika kepada orang-orang barbar dan terbelakang di Salerno adalah musik. Semua terjemahan yang dilakukan Constantine Afrika terhadap buku-buku temuan ilmuwan Muslim memang menjadi acuan para pelajar Eropa.</p>
<p>Apalagi, Constantine juga membuka kesempatan kepada mereka untuk belajar ke Spanyol, yang ketika itu sedang diramaikan oleh kuliah musik dengan guru besar para ilmuwan/musikus Muslim seperti Ziryab dan Ibn Farnes. Banyak pelajar lulusan sekolah musik di Spanyol berasal dari Italia, salah satunya adalah Gerbert Aurillac (wafat 1003), yang kemudian dikenal sebagai peletak dasar musik di negara-negara Eropa dan melahirkan banyak pakar musik Barat.<br />
<strong>sementara itu:</strong><em><br />
<em>1 2 3 4 5 6 7 i Tahukah anda tentang notasi dalam musik? berikut penjelasannya.<br />
Do Re Mi Fa Sol La Si Do Tangga nada solmisasi yang diakui secara internasional dan digunakan di seluruh orang di dunia ini dinyatakan diciptakan oleh Guido Arezzo, seorang pemusik Italia, dalam program British Channel 4. Ada lagi pendapat yang menyatakan bahwa solmisasi tersebut merupakan himne St. John dan Guido Arezzo (995-1050) adalah orang yang pertama kali menggunakannya. Tapi, kenyataan yang sebenarnya menunjukkan bahwa ternyata awalnya solmisasi tersebut merupakan hasil penemuan para ilmuwan muslim. Solmisasi tersebut awalnya berupa notasi dalam abjad Arab yang terdiri dari Mi Fa Shad La Sin Dal Ra. Kemudian, notasi ini ditransliterasikan ke dalam bahasa Latin menjadi Mi Fa Sol La Ti Ut Re dan dikenal sebagai himne St. John. Transliterasi ini selanjutnya pertama kali digunakan oleh Guido Arezzo sehingga terkenal menjadi notasi Guido’s Hand. Kemudian, notasi ini berkembang menjadi notasi musik yang digunakan hingga saat ini, yaitu Mi Fa Sol La Si Do Re. Jadi, dapat disimpulkan ternyata notasi Guido’s Hand milik Guido Arezzo hanyalah jiplakan dari notasi arab yang telah ditemukan dan digunakan sejak abad ke-9 oleh para ilmuwan muslim. Para ilmuwan yang telah menggunakannya, antara lain: Yunus Alkatib (765), al-Khalil (791), Al-Ma’mun (wafat 833), Ishaq Al-Mausili (wafat 850), dan Ibn Al-Farabi (872-950). Ishaq Al-Mausili memperkenalkan solmisasi dalam bukunya Book of Notes and Rhythms dan Great Book of Songs yang begitu populer di Barat. Sedangkan, Ibn Al-Farabi (872-950) memperkenalkannya dalam Kitab Al-Mausiqul Kabir. Selain itu, Ziryab (789-857), seorang ahli musik dan ahli botani dari Baghdad, turut mengembangkan penggunaan solmisasi tersebut di Spanyol jah sebelum Guiddo Arezzo muncul dengan notasi Guido’s Hand-nya. Ibn Firnas (wafat 888) pun turut berperan dalam penggunaan solmisasi tersebut di Spanyol. Karena, ia adalah orang yang memperkenalkan masyarakat Spanyol terhadap musik oriental dan juga merupakan orang yang pertama kali mengajarkannya di sekolah-sekolah Andalusia. Guido Arezzo dapat mengetahui solmisasi tersebut dengan mempelajari Catalogna, sebuah buku teori musik berbahasa Latin yang berisi kumpulan penemuan ilmuwan muslim di bidang musik. Solmisasi tersebut ditulis dalam Catalogna yang diterbitkan di Monte Cassino pada abad ke-11. Monte Cassino merupakan daerah di Italia yang pernah dihuni masyarakat muslim dan juga pernah disinggahi oleh Constantine Afrika. Constantine Afrika adalah seorang ilmuwan muslim dari Tunisia yang masuk ke Italia melalui Salerno. Ia sempat mengajarkan musik kepada orang-orang barbar dan terbelakang di Salerno. Selain itu, ia juga menterjemahkan buku-buku penemuan ilmuwan muslim untuk dijadikan acuan bagi pelajar Eropa. Ia juga memberi kesempatan kepada pelajar Italia untuk mempelajari musik di Spanyol karena pada saat itu Spanyol tengah diramaikan oleh ahli musik, seperti Ziryab dan Ibn Firnas. Akibatnya, banyak pelajar Italia yang mempelajari musik di Spanyol. Salah satu pelajar tersebut adalah Gerbert Aurillac (wafat 1003). Gerbert Aurillac ini kemudian menjadi orang yang meletakkan dasar musik di negara-negara Eropa. Selain itu, ia juga melahirkan banyak pakar musik barat.<br />
</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tipzsangguru.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tipzsangguru.wordpress.com/367/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tipzsangguru.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tipzsangguru.wordpress.com/367/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tipzsangguru.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tipzsangguru.wordpress.com/367/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tipzsangguru.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tipzsangguru.wordpress.com/367/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tipzsangguru.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tipzsangguru.wordpress.com/367/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tipzsangguru.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tipzsangguru.wordpress.com/367/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tipzsangguru.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tipzsangguru.wordpress.com/367/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tipzsangguru.wordpress.com&amp;blog=10955242&amp;post=367&amp;subd=tipzsangguru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipzsangguru.wordpress.com/2011/04/06/nada-solmisasi-buatan-orang-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-7.156753 112.648982</georss:point>
		<geo:lat>-7.156753</geo:lat>
		<geo:long>112.648982</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/37bec86e89a7d47f35581c9b570c30ff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tipzsangguru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Google Doodle on Paul Cézanne’s Birthday.</title>
		<link>http://tipzsangguru.wordpress.com/2011/01/19/google-doodle-on-paul-cezanne%e2%80%99s-birthday/</link>
		<comments>http://tipzsangguru.wordpress.com/2011/01/19/google-doodle-on-paul-cezanne%e2%80%99s-birthday/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Jan 2011 04:26:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tipzsangguru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Karya Seni]]></category>
		<category><![CDATA[Google Doodle]]></category>
		<category><![CDATA[Paul Cezanne]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipzsangguru.wordpress.com/?p=359</guid>
		<description><![CDATA[Paul Cézanne begitu istimewa dimata Search Engine Google, hingga untuk memperingati Ulang Tahunnya ke-172 Google kembali tampil dengan Google Doodle on Paul Cézanne’s Birthday. Siapakah Paul Cézanne ? Paul Cézanne (Aix-en-Provence, 19 Januari 1839–Aix-en-Provence, 22 Oktober 1906) adalah pelukis Perancis yang hidup pada masa Post Impresionis. Karyanya merupakan peralihan dari konsep seni abad 19 menuju [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tipzsangguru.wordpress.com&amp;blog=10955242&amp;post=359&amp;subd=tipzsangguru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://tipzsangguru.files.wordpress.com/2011/01/google2bdoodles.png?w=300"><img class="aligncenter" title="paul cezanne 172" src="http://tipzsangguru.files.wordpress.com/2011/01/google2bdoodles.png?w=544&#038;h=322" alt="" width="544" height="322" /></a>Paul Cézanne begitu istimewa dimata Search Engine Google, hingga untuk memperingati Ulang Tahunnya ke-172 Google kembali tampil dengan Google Doodle on Paul Cézanne’s Birthday.</p>
<p>Siapakah Paul Cézanne ?</p>
<p><span id="more-359"></span><br />
Paul Cézanne (Aix-en-Provence, 19 Januari 1839–Aix-en-Provence, 22 Oktober 1906) adalah pelukis Perancis yang hidup pada masa Post Impresionis. Karyanya merupakan peralihan dari konsep seni abad 19 menuju kebebasan mutlak seni di abad 20. Karyanya merupakan pemberontakan terhadap pakem impresionisme yang saat itu sedang populer dan menjadi inspirasi seniman pembaharu seperti gaya kubisme Picasso, meskipun gayanya sendiri belum bisa disebut kubisme. Karyanya juga menginspirasi seniman fauvisme<br />
Karya-karya Paul Cézanne memperlihatkan keahlian desain, warna, dan komposisi. Goresannya yang repetitif, sensitif, menggairahkan, dan mengeksplorasi mengesankan karakterisasi yang kuat. Beberapa sentuhan kuasnya sudah cukup menggambarkan keseluruhan objek yang kompleks dan abstraksi-abstraksi yang didapatkannya dari alam. Lukisan Cézanne juga memperlihatkan studi subjektif yang teliti, pencarian, dan eksplorasi mendalam terhadap persepsi visual manusia</p>
<p><strong>Biografi Paul Cézanne</strong></p>
<p><a href="http://tipzsangguru.files.wordpress.com/2011/01/paul-cezanne2.jpg?w=180"><img class="alignleft" title="foto Paul Cezanne" src="http://tipzsangguru.files.wordpress.com/2011/01/paul-cezanne2.jpg?w=180&#038;h=209" alt="" width="180" height="209" /></a>Paul Cézanne  lahir di Aix-en-Provence,  salah satu bagian dari daerah selatan  Perancis pada tanggal 19 Januari  1839. Provence adalah wilayah dengan  struktur geografis yang kompleks  dan beragam, dengan banyak dataran  tinggi dan gunung yang membentang  hingga bagian timur dari lembah  Rhone. Iklimnya panas dan kering saat  musim panas, dan dingin saat  musim dingin. Ketinggiannya bervariasi dari  dataran rendah hingga  puncak gunung yang cukup mengesankan, dengan  diliputi hutan pinus dan  tumbuhan di sekitar batu gunung. Suasana  seperti ini sering muncul  dalam karya-karya Cézanne.</p>
<p>Sejak  kecil hubungan dengan ayahnya yang dikenal kasar tidak begitu  baik.  Hal ini bisa dilihat dari karya-karya awal Cézanne yang  memperlihatkan  ekspresi kemarahan dan frustrasi.</p>
<p>Masa  1859 hingga 1861  dihabiskan Cézanne untuk mendalami bidang hukum di  Aix, dan mulai  mengembangkan jiwa seninya lewat pelajaran seni. Ia  kemudian memutuskan  membangkang kepada keinginan ayahnya dengan  berkonsentrasi penuh kepada  seni dan meninggalkan Aix menuju Paris  bersama sahabat karibnya Émile Zola pada tahun 1861. Namun ternyata  ayahnya memberikan dukungan penuh, sehingga ia bisa meneruskan hidup  dengan nyaman.</p>
<p>Di Paris, Cézanne bertemu Pissarro dan beberapa seniman Impressionists lain. Pengaruh Pissarro cukup besar dalam perkembangan karya Cézanne dan mereka kadang terlihat melukis bersama.</p>
<p>Karya  awal Cézanne banyak menampilkan pemandangan, dengan banyak  objek besar  dan berat yang dilukis secara imajinatif. Kemudian karyanya  berkembang  menjadi lebih ringan dengan pengamatan langsung sebagai hasil  dari  pengaruh gaya impresionisme. Gaya Cézanne mirip dengan pendekatan   arsitektural dalam rancang bentuk. Bidang pandang dipecah menjadi   beberapa bagian kecil menjadi sudut pandang yang datar dengan beberapa   sentuhan warna.</p>
<p>Salah satu  kata-katanya yang terkenal &#8220;Aku ingin mereka ulang sudut  pandang  impresionisme menjadi lebih solid dan bertahan lama seperti  karya-karya  seni yang selama ini dipajang di museum&#8221;. Hal ini seolah  menggambarkan  keteguhan untuk mengembangkan observasinya sendiri untuk  menampilkan  objek-objek di alam dengan metoda yang lebih akurat,  termasuk dengan  cara memecah permukaan objek menjadi goresan repetitif  dan kecil.  Cézanne memiliki kecenderungan untuk selalu memandang objek  dalam  bentuk dan sentuhan-sentuhan warna yang lebih sederhana untuk   menampilkan informasi sebanyak mungkin.</p>
<p>Pendekatan geometris Cézanne ini memberikan pengaruh besar terhadap gaya kubisme Pablo Picasso, Georges Braque, dan Juan Gris.  Jika karya-karya Kubisme  disandingkan dengan karya-karya akhir  Cézannete, akan terlihat hubungan  langsung antara pengamatan Cézanne  dengan pencapaian dalam Kubisme.  Salah satu bagian penting dari  kesamaan ini adalah kedalaman dan  konsentrasi yang diterapkan Cézanne  untuk memperlihatkan pengamatannya  terhadap alam. Masing-masing kita  memiliki penglihatan binokular.  Sebagai akibatnya setiap individu akan  memiliki dua sudut pandang  sekaligus yang diolah menjadi konsep  kedalaman ruang oleh bagian <em>visual cortex</em> otak. Konsep inilah yang digunakan Cézanne sekaligus menjadi pengaruh   bagi gaya kubisme. Hanya saja kubisme mengembangkan konsep ini lebih   lanjut dengan tidak hanya berusaha menggunakan dua sudut pandang, tetapi   banyak sudut pandang sekaligus dalam satu karya.</p>
<p>Karya-karya Cézanne pertama kali dipamerkan di Salon des Refusés pada tahun 1863, tempat karya-karya yang ditolak oleh kurator Paris Salon. Paris Salon terus menerus menolak karyanya dari periode 1864 hingga 1869.</p>
<p>Cézanne  jarang sekali memamerkan karyanya dan terus bekerja dalam  keterasingan  di Provençe, jauh dari Paris. Ia berkonsentrasi dalam tiga  bidang: <em>still life</em>, lukisan pemandian, dan <em>Montagne Sainte-Victoire</em>, yang berulangkali menjadi objek lukisannya.</p>
<p>Meskipun sentuhan religius jarang sekali muncul dalam karyanya, ia tetap penganut Katolik yang taat. Ia berkata <em>“Saat   aku memberikan penilaian terhadap seni, Aku akan meletakkan karyaku di   samping karya Tuhan seperti pohon atau bunga. Jika bertentangan, itu   bukanlah seni.”</em></p>
<p>Bagi kalangan seni modern di abad 20, Cézanne adalah bapak konsep kesenian modern. Pablo Picasso memanggilnya <em>&#8220;Bapak bagi kita semua&#8221;</em>.</p>
<p>Menjelang akhir hidupnya Cézanne bermusuhan dengan Zola akibat karya Zola yang dianggap melecehkan Cézanne di novel <em>L&#8217;Œuvre</em> (<em>The Masterpiece,</em> 1886) dan tidak pernah berbaikan kembali.</p>
<p>Pada  1906, Cézanne jatuh pingsan saat membuat lukisan di luar ruangan  dalam  keadaan badai. Seminggu kemudian, pada 22 Oktober, ia meninggal  akibat  pneumonia.</p>
<p>Pada 10 Mei 1999, lukisan Cézanne, <em>Rideau, cruchon et compotier</em> terjual seharga AS$60,5 juta, Lukisan keempat termahal untuk masa itu.</p>
<p><a href="http://www.artinthepicture.com/artists/Paul_Cezanne/rideau.jpeg"><img class="aligncenter" title="Karya Paul Cezanne" src="http://www.artinthepicture.com/artists/Paul_Cezanne/rideau.jpeg" alt="" width="663" height="558" /></a></p>
<p>Kumpulan karyanya dapat dilihat<a title="Karya Paul Cezanne" href="http://www.famousartistsgallery.com/gallery/cezanne-sv.html" target="_blank"> di SINI</a></p>
<p>Sumber :</p>
<p>http://id.wikipedia.org/wiki/Paul_Cézanne</p>
<p>http://www.artinthepicture.com/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tipzsangguru.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tipzsangguru.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tipzsangguru.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tipzsangguru.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tipzsangguru.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tipzsangguru.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tipzsangguru.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tipzsangguru.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tipzsangguru.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tipzsangguru.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tipzsangguru.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tipzsangguru.wordpress.com/359/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tipzsangguru.wordpress.com/359/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tipzsangguru.wordpress.com/359/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tipzsangguru.wordpress.com&amp;blog=10955242&amp;post=359&amp;subd=tipzsangguru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipzsangguru.wordpress.com/2011/01/19/google-doodle-on-paul-cezanne%e2%80%99s-birthday/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-7.156753 112.648982</georss:point>
		<geo:lat>-7.156753</geo:lat>
		<geo:long>112.648982</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/37bec86e89a7d47f35581c9b570c30ff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tipzsangguru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tipzsangguru.files.wordpress.com/2011/01/google2bdoodles.png?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">paul cezanne 172</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tipzsangguru.files.wordpress.com/2011/01/paul-cezanne2.jpg?w=180" medium="image">
			<media:title type="html">foto Paul Cezanne</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.artinthepicture.com/artists/Paul_Cezanne/rideau.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">Karya Paul Cezanne</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LOMBA DESAIN LOGO 2011</title>
		<link>http://tipzsangguru.wordpress.com/2011/01/09/lomba-desain-logo-2011/</link>
		<comments>http://tipzsangguru.wordpress.com/2011/01/09/lomba-desain-logo-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Jan 2011 19:14:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tipzsangguru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Logo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipzsangguru.wordpress.com/?p=357</guid>
		<description><![CDATA[Lomba Desain Logo ini di adakan dalam rangka memperingati hari jadi salah satu organisasi cabang kami yang berada di tulungagung,acara ini akan di adakan pada tanggal 1 januari 2011 sampai dengan 20 Januari 2011 &#8211; di Institute Surabaya,dengan kriteria yang bisa di download di link ini .pdf .doc .docx (klik di masing-masing format untuk download)*Formulir [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tipzsangguru.wordpress.com&amp;blog=10955242&amp;post=357&amp;subd=tipzsangguru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lomba Desain Logo ini  di adakan dalam rangka memperingati hari jadi salah satu organisasi cabang kami yang berada di tulungagung,acara ini akan di adakan pada tanggal 1 januari 2011 sampai dengan 20 Januari 2011  &#8211; di Institute Surabaya,dengan kriteria yang bisa di download di link ini .<a href="http://www.4shared.com/document/IWhor5Rn/FORMULIR_PENDAFTARAN.html">pdf</a>    .<a href="http://www.4shared.com/document/aM-L-2XO/FORMULIR_PENDAFTARAN.html">doc </a> .<a href="http://www.4shared.com/file/SbzFLnGs/FORMULIR_PENDAFTARAN.html">docx </a> (klik di masing-masing format untuk download)*Formulir &amp; Kriteria ini bisa di print dan di foto copy oleh calon peserta,sertakan persyaratan yang ada,dan untuk bahan/materi desain bisa dilihat dalam post event kriteria Logo 2010.</p>
<p>Kami mengambil 3 Peringkat ter atas,di tentukan oleh perolehan score yang diberikan dewan juri.<br />
Hadiah Juara 1 Rp.1.000.000<br />
Hadiah Juara 2 Rp.   500.000<br />
Hadiah Juara 3 Rp.   250.000</p>
<p>dan beberapa hadiah hiburan yang akan di dapat langsung,pada saat pengumuman hasil lomba,setelah penilian kami akan publikasikan karya dan nama pemenang di www.roemahdesain.co.cc dan Jawa Pos.<br />
<span id="more-357"></span><br />
Mekanisme Perlombaan :<br />
- Peserta Harus SMK,SMA / yang Sederajat<br />
- Bilamana Peserta Sudah Lulus,(melampirkan fotocopy KTP &amp; Tanggal Kelulusan ) *mahasiswa dilarang keras mengikuti<br />
- Karya di kumpulkan di dalam Keping CD dengan format .ai,.cdr,.psd,atau format mentah lainya<br />
- Karya di Lampirkan dalam bentuk Print Out dan Keping CD<br />
- Hanya Boleh Mengirim 1 (satu) Karya<br />
- Menyertakan Fotocopy Kartu Pelajar (asli)<br />
- Membayar Biaya Pendaftaran sebesar Rp.20.000 *Pembayaran dapat dilakukan saat penyetorann karya (via pos,giro/travel) tergantung jasa pengiriman<br />
- Karya tersebut asli,karya sendiri (bukan orang lain,atau pernah di publikasikan,atau meniru)<br />
- Instruksi / Bahan / Partikel Persyaratan Karya bias dilihat di www.roemahdesain.co.cc<br />
- Karya selambat – lambatnya di kirim tanggal 19 Januari 2011<br />
- Daftar Peserta Bisa dilihat di www.roemahdesain.co.cc<br />
- Karya akan di nilai oleh juri dari institute seni Surabaya,pada tanggal 20 Januari 2011<br />
- Karya yang telah di setor menjadi sepenuhnya milik penyelenggara<br />
- Keputusan Juri tidak dapat di ganggu gugat<br />
- Pemenang akan di umumkan via www.roemahdesain.co.cc dan Jawa Pos *dengan memasang Hasil Karya masing-masing pemenang.</p>
<p>Kriteria Penilaian Juri :<br />
- Kreatifitas<br />
- Keunikan<br />
- Inovasi Peserta<br />
- Unsur Seni</p>
<p>Sumber : http://www.roemahdesain.co.cc/2010/12/lomba-desain-logo.html<br />
Sumber : http://ajangbinaprestasi.blogspot.com/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tipzsangguru.wordpress.com/357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tipzsangguru.wordpress.com/357/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tipzsangguru.wordpress.com/357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tipzsangguru.wordpress.com/357/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tipzsangguru.wordpress.com/357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tipzsangguru.wordpress.com/357/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tipzsangguru.wordpress.com/357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tipzsangguru.wordpress.com/357/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tipzsangguru.wordpress.com/357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tipzsangguru.wordpress.com/357/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tipzsangguru.wordpress.com/357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tipzsangguru.wordpress.com/357/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tipzsangguru.wordpress.com/357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tipzsangguru.wordpress.com/357/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tipzsangguru.wordpress.com&amp;blog=10955242&amp;post=357&amp;subd=tipzsangguru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipzsangguru.wordpress.com/2011/01/09/lomba-desain-logo-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<georss:point>-7.156753 112.648982</georss:point>
		<geo:lat>-7.156753</geo:lat>
		<geo:long>112.648982</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/37bec86e89a7d47f35581c9b570c30ff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tipzsangguru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lomba Penulisan Cerita Pendek</title>
		<link>http://tipzsangguru.wordpress.com/2011/01/09/lomba-penulisan-cerita-pendek/</link>
		<comments>http://tipzsangguru.wordpress.com/2011/01/09/lomba-penulisan-cerita-pendek/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Jan 2011 19:07:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tipzsangguru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipzsangguru.wordpress.com/?p=355</guid>
		<description><![CDATA[Syarat &#38; Ketentuan Lomba Persyaratan peserta: 1.    Peserta berkewarganegaraan Indonesia (WNI) 2.    Peserta beragama Islam dari berbagai macam suku dan latar belakang 3.    Peserta berusia 18 – 24 tahun per tanggal 1 Januari 2011 4.    Peserta tidak dikenakan biaya Ketentuan Lomba: 1.    Lomba ini bertemakan : a. “Perjuangan di Jalan Allah” b. “Islam Rahmat Seluruh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tipzsangguru.wordpress.com&amp;blog=10955242&amp;post=355&amp;subd=tipzsangguru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><strong><span style="text-decoration:underline;">Syarat &amp; Ketentuan Lomba </span></strong><strong><span style="text-decoration:underline;"> </span></strong></div>
<div>Persyaratan peserta:</div>
<div>1.    Peserta berkewarganegaraan Indonesia (WNI)</div>
<div>2.    Peserta beragama Islam dari berbagai macam suku dan latar belakang</div>
<div>3.    Peserta berusia 18 – 24 tahun per tanggal 1 Januari 2011</div>
<div>4.    Peserta tidak dikenakan biaya</div>
<div>Ketentuan Lomba:</div>
<div>1.    Lomba ini bertemakan : a. “<strong>Perjuangan di Jalan Allah</strong>” b. “<strong>Islam Rahmat Seluruh Umat</strong>” c.  “<strong>Mengikuti Jejak Rosul</strong>”</div>
<div>2.    Peserta yang akan mengikuti lomba dapat memilih salah satu dari tema lomba</div>
<div>3.    Lomba ini diselenggarakan oleh Lazuardi Birru</div>
<div>4.    Peserta diperbolehkan membuat Cerpen dengan ketentuan:</div>
<div></div>
<p><span id="more-355"></span><br />
a.    Cerpen yang dibuat merupakan karya sendiri, belum pernah dilombakan, ataupun dipublikasikan<br />
b.    Cerpen yang dibuat tidak boleh menyinggung unsur Suku, Ras dan kepercayaan orang lain<br />
c.    Cerpen dibuat dengan ketentuan:<br />
-          Huruf                      :         Arial<br />
-          Besaran Huruf          :         11<br />
-          Jarak Spasi              :         1.5<br />
-          Format                   :         Ms.Word<br />
-          Total Kata               :         1.000 &#8211; 1.500 Kata<br />
-          Besaran File             :         200 Kb (maksimal)<br />
d.    Peserta diperbolehkan mengirim Cerpen lebih dari satu<br />
e.    Cerpen yang dibuat harus disertai dengan penjelasan konsep atau ide dari cerpen tersebut (terlampir pada formulir pendaftaran)<br />
5.    Cerpen harus masuk ke Lazuardi Birru paling lambat 28 Februari 2011.<br />
6.    Pengumuman pemenang lomba akan diumumkan pada tanggal 10 Maret 2011.<br />
7.    Peserta dapat mengikuti lomba ini dengan cara mengirimkan hasil karyanya dalam format Ms.Word melalui email Lazuardi Birru (kompetisi@lazuardibirru.org) dengan dilampiri oleh :<br />
a. Formulir Pendaftaran<br />
b. Scan Kartu Identitas,<br />
c. Hasil Karya (Cerpen)<br />
8.    Setiap peserta hanya diperbolehkan untuk mengirimkan Cerpen dengan besaran file maksimal 200 Kb. Lebih dari itu, Lazuardi Birru berhak untuk tidak menerima / mengikut sertakan.<br />
9.    Untuk para peserta diwajibkan menjadi member di website www.lazuardibirru.org dan Fanspage Islam Didadaku (www.facebook.com/islamdidadaku)<br />
10. Penilaian bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat<br />
11. Peserta yang telah mengirimkan karyanya akan dikonfirmasi secara resmi oleh Lazuardi Birru dan dipublikasikan di web www.lazuardibirru.org.</p>
<p>Kriteria Penilaian :<br />
1.     Orisinalitas karya<br />
2.     Kesesuaian tema<br />
3.     Kedalaman eksplorasi tema serta komunikatif dalam menyampaikan pesan<br />
4.     Inovasi serta kreativitas penulisan cerita pendek<br />
Hadiah yang diberikan :<br />
1.    Juara 1 Rp. 5.000.000,-       (Lima Juta Rupiah)<br />
2.    Juara 2 Rp. 4.000.000,-       (Empat Juta Rupiah)<br />
3.    Juara 3 Rp. 3.000.000,-       (Tiga Juta Rupiah)<br />
4.    Juara 4 Rp. 2.000.000,-       (Dua Juta Rupiah)<br />
5.    Juara 5 Rp. 1.000.000,-       (Satu Juta Rupiah)</p>
<p>Ketentuan pengiriman:<br />
1.    Pengiriman dilakukan setelah semua persyaratan keikutsertaan dipenuhi<br />
2.    Karya diterima paling lambat 28 Februari 2011 pukul 23:59 WIB.<br />
3.    Lewat dari tanggal pengiriman tersebut maka peserta dinyatakan tidak mengikuti lomba<br />
4.    Peserta yang tidak melakukan registrasi untuk menjadi member Lazuardi Birru, baik di website maupun Fans page Islam Didadaku, dan tidak melampiri formulir pendaftaran, serta tidak menyertakan identitas diri yang masih berlaku maka dianggap batal keikutsertaan lombanya.</p>
<p>Lain-lain:<br />
1.    Hasil karya yang dikirimkan oleh peserta menjadi hak milik panitia</p>
<p>2.    Peserta dapat melakukan konfirmasi, meminta informasi, dengan mengajukan pertanyaan ke kompetisi@lazuardibirru.org atau menghubungi sekretariat Lazuardi Birru di nomor (021)97168961.</p>
<p>3.    Setiap perubahan informasi atau apapun, akan diumumkan melalui website resmi  www.lazuardibirru.org atau fans page facebook Islam Di Dadaku. </p>
<p>Sumber :http://www.lazuardibirru.org/web/?show=tahukah&amp;id=268<br />
LOMBA-LOMBA LAIN TAHUN 2011 DAPAT DI AKSES <a href="http://informasilombatahun2009.blogspot.com/2011/01/daftar-sementara-lomba-ditahun-2011.html">DI SINI</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tipzsangguru.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tipzsangguru.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tipzsangguru.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tipzsangguru.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tipzsangguru.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tipzsangguru.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tipzsangguru.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tipzsangguru.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tipzsangguru.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tipzsangguru.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tipzsangguru.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tipzsangguru.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tipzsangguru.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tipzsangguru.wordpress.com/355/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tipzsangguru.wordpress.com&amp;blog=10955242&amp;post=355&amp;subd=tipzsangguru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipzsangguru.wordpress.com/2011/01/09/lomba-penulisan-cerita-pendek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<georss:point>-7.156753 112.648982</georss:point>
		<geo:lat>-7.156753</geo:lat>
		<geo:long>112.648982</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/37bec86e89a7d47f35581c9b570c30ff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tipzsangguru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Mudah Membuat Sketsa Pensil Dari Foto</title>
		<link>http://tipzsangguru.wordpress.com/2010/12/06/cara-mudah-membuat-gaya-sketsa-pensil/</link>
		<comments>http://tipzsangguru.wordpress.com/2010/12/06/cara-mudah-membuat-gaya-sketsa-pensil/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Dec 2010 21:46:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tipzsangguru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipzsangguru.wordpress.com/?p=348</guid>
		<description><![CDATA[Gambar sketsa itu bagus banget kalo dilihat secara detail. coba deh.. sekarang kita coba bikin gambar sketsa dengan menggunakan foto, pake adobe photoshop tentunya.. karena kalo sengaja bikin pake pensil kemungkinan ngelantur nya jauh banget.. hehehe.. pertama buka gambar yang mau kita bikin sketsa : Tekan CTRL + SHIFT + U ( image &#62; adjusment [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tipzsangguru.wordpress.com&amp;blog=10955242&amp;post=348&amp;subd=tipzsangguru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gambar sketsa itu bagus banget kalo dilihat secara detail. coba deh.. sekarang kita coba bikin gambar sketsa dengan menggunakan foto, pake <a href="http://ilmuphotoshop.com">adobe photoshop</a> tentunya.. karena kalo sengaja bikin pake pensil kemungkinan ngelantur nya jauh banget.. hehehe..</p>
<p>pertama buka gambar yang mau kita bikin sketsa :</p>
<p><a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-660" title="sketsa1" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa1-300x210.jpg" alt="" width="300" height="210" /></a></p>
<p>Tekan CTRL + SHIFT + U ( image &gt; adjusment &gt; desaturate ) untuk desaturate atau membuat  gambar menjadi hitam putih atau bahasa jawanya Black en White.. setelah itu tekan CTRL + J untuk menduplikasi gambar tadi.</p>
<p><span id="more-348"></span></p>
<p><span id="more-659"> </span></p>
<p><a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa2.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-661" title="sketsa2" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa2-300x208.jpg" alt="" width="300" height="208" /></a></p>
<p>di Layer yang baru dibuat atau di gambar duplikat , Klik Image &gt; adjustment &gt; Invert atau tekan CTRL + I</p>
<p><a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa3.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-662" title="sketsa3" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa3-300x226.jpg" alt="" width="300" height="226" /></a></p>
<p>Ganti layer Efek dari normal ke Color dodge</p>
<p><a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa4.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-663" title="sketsa4" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa4.jpg" alt="" width="246" height="194" /></a></p>
<p>gambar akan berubah jadi putih atau ada bercak-bercak hitam dikit..</p>
<p>Setelah itu klik Filter &gt; Blur &gt; Gaussian Blur</p>
<p><a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa5.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-664" title="sketsa5" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa5-289x300.jpg" alt="" width="289" height="300" /></a></p>
<p>setelah di set, klik OK.</p>
<p>hasilnya :</p>
<p><a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa6.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-665" title="sketsa6" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa6.jpg" alt="" width="401" height="278" /></a></p>
<p>contoh lain :</p>
<p>sebelum:</p>
<p><a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa71.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-666" title="sketsa71" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa71-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a></p>
<p>Sesudah :</p>
<p><a href="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa72.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-667" title="sketsa72" src="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa72-300x202.jpg" alt="" width="300" height="202" /></a></p>
<p>Selamat mencoba aja deh.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Artikel <a href="http://ilmuphotoshop.com/2008/10/15/cara-mudah-membuat-sketsa-pensil-dari-foto/">Cara Mudah Membuat Sketsa Pensil dari Foto</a> ini dipersembahkan Gratis oleh&#8221;&gt;Tutorial Photoshop Gratis. Kunjungi <a title="Wallpaper, Font, Desktop Theme Gratis" href="http://desktop.93vs.com"> Wallpaper, Font, Desktop Theme Gratis</a> Pokoknya Serba Gratis. Baca Juga <a title="Adobe Photoshop Tutorial" href="http://photoshopedit.com"> Adobe Photoshop Tutorials</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tipzsangguru.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tipzsangguru.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tipzsangguru.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tipzsangguru.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tipzsangguru.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tipzsangguru.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tipzsangguru.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tipzsangguru.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tipzsangguru.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tipzsangguru.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tipzsangguru.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tipzsangguru.wordpress.com/348/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tipzsangguru.wordpress.com/348/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tipzsangguru.wordpress.com/348/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tipzsangguru.wordpress.com&amp;blog=10955242&amp;post=348&amp;subd=tipzsangguru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipzsangguru.wordpress.com/2010/12/06/cara-mudah-membuat-gaya-sketsa-pensil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<georss:point>-7.156753 112.648982</georss:point>
		<geo:lat>-7.156753</geo:lat>
		<geo:long>112.648982</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/37bec86e89a7d47f35581c9b570c30ff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tipzsangguru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa1-300x210.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sketsa1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa2-300x208.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sketsa2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa3-300x226.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sketsa3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sketsa4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa5-289x300.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sketsa5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa6.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sketsa6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa71-300x199.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sketsa71</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ilmuphotoshop.com/wp-content/uploads/2008/10/sketsa72-300x202.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sketsa72</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seminar Problema Pendidikan Kesenian Tingkat SMA/MA Jatim</title>
		<link>http://tipzsangguru.wordpress.com/2010/11/17/seminar-problema-pendidikan-kesenian-tingkat-smama-jatim/</link>
		<comments>http://tipzsangguru.wordpress.com/2010/11/17/seminar-problema-pendidikan-kesenian-tingkat-smama-jatim/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Nov 2010 10:36:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tipzsangguru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Belajar dan Mengajar]]></category>
		<category><![CDATA[MA]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Seni Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[sma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipzsangguru.wordpress.com/?p=336</guid>
		<description><![CDATA[Melihat perkembangan cara mengajar dan belajar kesenian, khususnya seni rupa rasanya miris. Ada banyak masalah untuk dicarikan solusinya agar Pendidikan Seni Budaya benar-benar tepat sasaran dan bahkan tidak menjadi momok bagi guru kesenian apa lagi siswa sebagai obyek (yang sering kali menderita) pendidikan itu sendiri. Menurut yang saya lihat, ada beberapa hal yang menjadikan pendidikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tipzsangguru.wordpress.com&amp;blog=10955242&amp;post=336&amp;subd=tipzsangguru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://tipzsangguru.files.wordpress.com/2010/11/kris-seminar-jatim31.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-338" title="kris &amp; seminar jatim3" src="http://tipzsangguru.files.wordpress.com/2010/11/kris-seminar-jatim31.jpg" alt="" width="392" height="273" /></a><br />
Melihat perkembangan cara mengajar dan belajar kesenian, khususnya seni rupa rasanya miris.  Ada banyak masalah untuk dicarikan solusinya agar Pendidikan Seni Budaya benar-benar tepat sasaran dan bahkan tidak menjadi momok bagi guru kesenian apa lagi siswa sebagai obyek (yang sering kali menderita) pendidikan itu sendiri.  Menurut yang saya lihat, ada beberapa hal yang menjadikan pendidikan seni tidak berjalan sesuai dengan tujuan mulia yang sebenarnya.<br />
<span id="more-336"></span><br />
Kendala dan masalah tersebut antara lain:</p>
<p>1. Silabus yang tersusun dari paket dinas terkait cenderung melompat-lompat dan sering terjadi justru nggak nyambung antara materi dari KD yang satu ke KD yang lain.<br />
2. Kurangnya guru yang berkelayakan dengan bidang studinya (kalaupun ada, perlu dipertanyakan kreativitas dan usaha mencari solusi agar ketrampilan dan kemampuan anak benar-benar terasah atau bagaimana guru bisa menyiasati akan ketidakmampuan siswa dalam menyediakan alat dan bahan yang cenderung dianggap mahal).<br />
3. Kemampuan orang tua siswa dalam membiayai anaknya untuk mata pelajaran Pendidikan seni Budaya yang bersifat praktis.<br />
4. Kebijakan sekolah yang cenderung menganggap remeh mata pelajaran Pendidikan Seni dan lebih parah lagi kadang jika ada guru kreatif justru dianggap pemborosan dan menganggap kegiatan seni tidak berguna karena bukan mata pelajaran UN (Ujian Nasional).</p>
<p>Sebenarnya masalah-masalah tersebut di atas akan bisa diatasi mana kala guru kesenian tetap mau belajar dan belajar, bersinergi dengan seniman, sering membaca dan mengunjungi aktivitas seni yang makin hari perkembangannya makin jauh dari garis-garis silabus yang menjadi pegangan guru masa kini.</p>
<p>Kreativitas guru dan kebijakan serta dukungan sekolah menjadi penting jika kita ingin memperoleh hasil yang maksimal bagi keberhasilan kreativitas dan ketrampilan siswa agar bisa merengkuh sebanyak-banyaknya keahlian berseni.</p>
<p>Satu contoh saja, jika seorang guru seni rupa ketika memberi pembelajaran pada siswa, kemudian terkendala akan biaya karena disamping tempat sekolahnya terpencil dan mungkin di daerah miskin. Maka pandai-pandailah untuk menyiasati masalah ini, misalnya kita bisa menggunakan bahan limbah untuk berkarya, warna kita pakai dari warna buatan yang kita gali dari alam sekitar, kemudian hasilnya kita pamerkan dalam kelas yang sudah diubah menjadi galeri siswa, maka Insya&#8217; Allah akan menjadikan siswa makin semangat dan komunitas sekolah makin tahu mau kita yang mudah-mudahan lambat laun akan bisa menghargai.</p>
<p>Berikut adalah materi yang saya presentasikan dalam kegiatan seminar di Gedung Cak Durasim Taman Budaya Jawa Timur Surabaya (Klik tautan di bawah ini):</p>
<p><a href="http://www.slideshare.net/krisadjiaw/seminar-seni-budaya-power-point">Presentasi (power point) Seminar Seni Budaya</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tipzsangguru.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tipzsangguru.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tipzsangguru.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tipzsangguru.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tipzsangguru.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tipzsangguru.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tipzsangguru.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tipzsangguru.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tipzsangguru.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tipzsangguru.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tipzsangguru.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tipzsangguru.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tipzsangguru.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tipzsangguru.wordpress.com/336/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tipzsangguru.wordpress.com&amp;blog=10955242&amp;post=336&amp;subd=tipzsangguru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipzsangguru.wordpress.com/2010/11/17/seminar-problema-pendidikan-kesenian-tingkat-smama-jatim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-7.156753 112.648982</georss:point>
		<geo:lat>-7.156753</geo:lat>
		<geo:long>112.648982</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/37bec86e89a7d47f35581c9b570c30ff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tipzsangguru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tipzsangguru.files.wordpress.com/2010/11/kris-seminar-jatim31.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kris &#38; seminar jatim3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lukisan Kaligrafi Sang Ustadz</title>
		<link>http://tipzsangguru.wordpress.com/2010/10/23/lukisan-kaligrafi-sang-ustadz/</link>
		<comments>http://tipzsangguru.wordpress.com/2010/10/23/lukisan-kaligrafi-sang-ustadz/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Oct 2010 17:17:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tipzsangguru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Mutiara Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[gus mus]]></category>
		<category><![CDATA[hardi. lukisan]]></category>
		<category><![CDATA[lukisan kaligrafi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipzsangguru.wordpress.com/?p=329</guid>
		<description><![CDATA[Anda pasti mengenal sosok Gus Mus, seorang tokoh NU bahkan Nasional sekaligus seorang penyair handal yang puisi-puisinya menentramkan sekaligus juga seorang pelukis. Masih ingat ketika Gus Mus (KH.A.Musthofa Bisri) melukis Inul?. Tapi kali ini kita tidak membahas itu, namun kita akan membaca sebuah kisah hikmah tentang seorang ustadz yang tiba-tiba jadi pelukis dengan harga yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tipzsangguru.wordpress.com&amp;blog=10955242&amp;post=329&amp;subd=tipzsangguru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_334" class="wp-caption alignleft" style="width: 133px"><a href="http://tipzsangguru.files.wordpress.com/2010/10/alif2.jpg"><img class="size-full wp-image-334" title="alif" src="http://tipzsangguru.files.wordpress.com/2010/10/alif2.jpg" alt="lukisan karya hendra buana" width="123" height="123" /></a><p class="wp-caption-text">alif</p></div>
<p>Anda pasti mengenal sosok Gus Mus, seorang tokoh NU bahkan Nasional sekaligus seorang penyair handal yang puisi-puisinya menentramkan sekaligus juga seorang pelukis. Masih ingat ketika Gus Mus (KH.A.Musthofa Bisri) melukis Inul?. Tapi kali ini kita tidak membahas itu, namun kita akan membaca sebuah kisah hikmah tentang seorang ustadz yang tiba-tiba jadi pelukis dengan harga yang relatif mahal.<br />
Mari kita simak kisahnya&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<br />
<span id="more-329"></span><br />
Bermula dari kunjungan seorang kawan lamanya Hardi. Pelukis yang capai mengikuti idealismenya sendiri lalu mengikuti jejak banyak seniman yang lain: berbisnis; meski bisnisnya masih dalam lingkup bidang yang dikuasainya. Seperti kebanyakan bangsanya, Hardi sangat peka terhadap kehendak pasar. Dia kini melukis apa saja asal laku mahal. Mungkin karena kecerdasannya, dia segera bisa menangkap kela-kuan zaman dan mengikutinya. Dia melukis mulai perempuan cantik, pembesar negeri, hingga kaligrafi.</p>
<p>Menurut Hardi, kedatangannya di samping silaturrahmi, ingin berbincang-bincang dengan Ustadz Bachri soal kaligrafi. Ustadz Bachri sendiri yang sedikit banyak mengerti soal kaligrafi Arab, segera menyambutnya antusias. Namun, ternyata tamunya itu lebih banyak berbicara tentang aliran-aliran seni mulai dari naturalis, surealis, ekpresionis, dadais, dan entah apa lagi. Tentang teknik melukis, tentang komposisi, tentang perspektif, dan istilah-istilah lain yang dia sendiri baru dengar kali itu.</p>
<p>Sepertinya memang sengaja menguliahi Ustadz Bachri soal seni dan khususnya seni rupa. Yang membuat Ustadz Bachri agak kaget, ternyata, meskipun sudah sering pameran kaligrafi, Hardi sama sekali tak mengenal aturan-aturan penulisan khath Arab. Tak tahu bedanya Naskh dan Tsuluts, Diewany dan Faarisy, atau Riq’ah dan Kufi. Apalagi falsafahnya. Katanya dia asal “menggambar” tulisan, mencontoh kitab Quran atau kitab-kitab bertulisan Arab lainnya.</p>
<p>Dia hanya tertarik dengan makna ayat yang ia ketahui lewat Terjemahan Quran Departemen Agama, lalu dia tuangkan ayat itu ke dalam kertas atau kanvas. Bila ayat itu berbicara tentang penciptaan langit dan bumi, maka dia pun melukis pemandangan, lalu di atasnya dituliskan ayat yang bersangkutan. Kalau tidak begitu, dia tulis ayat yang dipilihnya dalam bentuk-bentuk tertentu yang menurutnya sesuai dengan makna ayat. Ada hurufnya yang ia bentuk seperti mega, burung, macan, tokoh wayang, dan sebagainya. Ustadz Bachri bersyukur atas kedatangan kawannya yang-meskipun agak sok- telah memberinya wawasan mengenai kesenian, terutama seni rupa.</p>
<p>RINGKAS cerita, begitu si tamu berpamitan seperti biasa Ustadz Bachri mengiringkannya sampai pintu. Nah, sebelum keluar melintasi pintu rumahnya itulah si tamu tiba-tiba berhenti seperti terkejut. Matanya memandang kertas bertulisan Arab yang tertempel di atas pintu, lalu katanya, “Itu tulisan apa? Siapa yang menulis?” Ustadz Bachri tersenyum, “Itu rajah. Saya yang menulisnya sendiri.” “Rajah?” “Ya, kata Kiai yang memberi ijazah, itu rajah penangkal jin.” “Itu kok warnanya aneh; sampeyan menulis pakai apa?” Matanya tanpa berkedip terus memandang ke atas pintu. “Pakai kalam biasa dan tinta cina dicampur sedikit dengan minyak za’faran. Katanya minyak itu termasuk syarat penulisan rajah.” “Wah,” kata tamunya masih belum melepas pandangannya ke tulisan di atas pintu, “sampeyan mesti melukis kaligrafi.” “Saya? Saya melukis kaligrafi?” katanya sambil tertawa spontan. “Tidak. Saya serius ini,” tukas tamunya, “sampeyan mesti melukis kaligrafi. Goresan-goresan sampeyan berkarakter. (“Ini apa pula maksudnya?” Ustadz Bachri membatin, tak paham). Kalau bisa di atas kanvas. Tahu kanvas kan?! Betul ya. Tiga bulan lagi, kawan-kawan pelukis kaligrafi kebetulan akan pameran; Nanti sampeyan ikut. Ya, ya!” Ustadz Bachri tidak bisa berkata-kata, tapi rasa tertantang muncul dalam dirinya. Kenapa tidak, pikirnya. Orang yang tak tahu khath saja berani memamerkan kaligrafinya, mengapa dia tidak? Namun, ketika didesak tamunya, dia hanya mengangguk asal mengangguk.</p>
<p>Setelah tamunya itu pergi, dia benar-benar terobsesi untuk melukis kaligrafi. Setiap kali duduk-duduk sendirian, dia oret-oret kertas, menuliskan ayat-ayat yang ia hapal. Dia buka kitab-kitab tentang khath dan sejarah perkembangan tulisan Arab. Bahkan dia memerlukan datang ke kota untuk sekadar melihat lukisan-lukisan yang dipajang di galeri dan toko-toko, sebelum akhirnya dia memutuskan untuk membeli kanvas, cat, dan kuas. Anak-anak dan istrinya agak bingung juga melihat dia datang dari kota dengan membawa oleh-oleh peralatan melukis. Lebih heran lagi ketika dia jelaskan bahwa dialah yang akan melukis.</p>
<p>Meski mula-mula istri dan anak-anaknya mentertawakan, namun melihat keseriusannya, ramai-ramai juga mereka menyemangati. Mereka dengan riang ikut membantu membereskan dan membersihkan gudang yang akan dia pergunakan untuk “sanggar melukis”. Mungkin tidak ingin diganggu atau malu dilihat orang, Ustadz Bachri memilih tengah malam untuk melukis. Istri dan anak-anaknya pun biasanya sudah lelap tidur, saat dia mulai masuk ke gudang berkutat dengan cat dan kanvas-kanvasnya. Kadang-kadang sampai subuh, dia baru keluar.</p>
<p>Di gudangnya yang sekarang merangkap sanggar itu, berserakan beberapa kanvas yang sudah belepotan cat tanpa bentuk. Di antaranya sudah ada yang sedemikian tebal lapisan catnya, karena sering ditindas. Karena begitu dia merasa tidak sreg dengan lukisannya yang hampir jadi, langsung ia tindas dengan cat lain dan memulai lagi dari awal. Hal itu terjadi berulang kali. “Ternyata sulit juga melukis itu,” katanya suatu ketika dalam hati, “enakan menulis pakai kalam di atas kertas.” Hampir saja Ustadz Bachri putus asa. Tapi, istri dan anak-anaknya selalu melemparkan pertanyaan-pertanyaan atau komentar-komentar yang kedengaran di telinganya seperti menyindir nyalinya. Maka, dia pun bertekad, apa pun yang terjadi harus ada lukisannya yang jadi untuk diikutkan pameran.</p>
<p>Sampai akhirnya, ketika seorang kurir yang dikirim oleh Hardi kawannya itu, datang mengambil lukisannya untuk pameran yang dijanjikan, dia hanya-atau, alhamdulillah, sudah berhasil-menyerahkan sebuah “lukisan”. Ketika sang kurir menanyakan judul lukisan dan harga yang diinginkan, seketika dia merasa seperti diejek. Tapi kemudian dia hanya mengatakan terserah. “Bilang saja kepada Mas Hardi, terserah dia!” katanya. Dia sama sekali tidak menyangka.</p>
<p>MESKIPUN ada rasa malu dan rendah diri, dia datang juga pada waktu pembukaan pameran untuk menyenangkan kawannya Hardi, yang berkali-kali menelepon memaksanya datang. Ternyata pameran-di mana “lukisan” tunggalnya diikutsertakan-itu diselenggarakan di sebuah hotel berbintang. Wah, rasa malu dan rendah dirinya pun semakin memuncak. Dengan kikuk dan sembunyi-sembunyi dia menyelinap di antara pengunjung. Dari kejauhan dilihatnya Hardi berkali-kali menoleh ke kanan ke kiri. Mungkin mencari-cari dirinya.</p>
<p>Ada pidato-pidato pendek dan sambutan tokoh kesenian terkenal, tapi dia sama sekali tidak bisa tenang mendengarkan, apalagi menikmatinya. Dia sibuk mencari-cari “lukisan”-nya di antara deretan lukisan-lukisan kaligrafi yang di pajang yang rata-rata tampak indah dan mempesona. Apalagi dipasang sedemikian rupa dengan pencahayaan yang diatur apik untuk mendukung tampilan setiap lukisan. “Apakah lukisanku juga tampak indah di sini?” pikirnya, “di mana gerangan lukisanku itu dipasang?” Sampai akhirnya, ketika acara pidato-pidato usai dan para pengunjung beramai-ramai mengamati lukisan-lukisan yang dipamerkan, dia yang mengalirkan diri di antara jejalan pengunjung, belum juga menemukan lukisannya.</p>
<p>Tiba-tiba terbentik dalam kepalanya “Jangan-jangan lukisanku diapkir, tidak diikutkan pameran, karena tidak memenuhi standar.” Aneh, mendapat pikiran begitu, dia tiba-tiba justru menjadi tenang. Dia pun tidak lagi menyembunyikan diri di balik punggung para pengunjung. Bahkan, dia sengaja mendekati sang Hardi yang tampak sedang menerang-nerangkan kepada sekerumunan pengunjung yang menggerombol di depan salah satu lukisan. Lukisan itu sendiri hampir tak tampak olehnya tertutup banyak kepala yang sedang memperhatikannya. “Lha ini dia!” tiba-tiba Hardi berteriak ketika melihatnya. Dia jadi salah tingkah dilihat oleh begitu banyak orang, “Ini pelukisnya!” kata Hardi lagi, lalu ditujukan kepada dirinya, “Kemana saja sampeyan. Sudah dari tadi ya datangnya? Sini, sini. Ini, bapak ini seorang kolektor dari Jakarta, ingin membeli lukisan sampeyan.” Astaga, ternyata lukisan yang dirubung itu lukisannya.</p>
<p>Dia lirik tulisan yang terpampang di bawah lukisan yang menerangkan data lukisan. Di samping namanya, dia tertarik dengan judul (yang tentu Hardi yang membuatkan): Alifku Tegak di Mana-mana. Wah, Hardi ternyata tidak hanya pandai melukis, tapi pandai juga mengarang judul yang hebat-hebat, pikirnya. Di kanvasnya itu memang hanya ada satu huruf, huruf alif. Lebih kaget lagi ketika dia membaca angka dalam keterangan harga. Dia hampir tidak mempercayai matanya: 10.000 dollar AS, sepuluh ribu dollar AS! Gila! “Begitu melihat lukisan Anda, saya langsung tertarik;” tiba-tiba si bapak kolektor berkata sambil menepuk bahunya, “apalagi setelah kawan Anda ini menjelaskan makna dan falsafahnya. Luar biasa!” Dia tersipu-sipu. Hardi membisikinya, “Selamat, lukisan sampeyan dibeli beliau ini!” “Katanya, Anda baru kali ini ikut pameran,” kata si bapak kolektor lagi tanpa memperhatikan air mukanya yang merah padam, “teruskanlah melukis dari dalam seperti ini.” (“Melukis dari dalam? Apa pula ini?” pikirnya) Wartawan-wartawan menyuruhnya berdiri di dekat lukisan alifnya itu untuk diambil gambar. Dia benar-benar salah tingkah. Pertanyaan-pertanyaan para wartawan dijawabnya sekenanya.</p>
<p>Mau bilang apa? Besoknya hampir semua media massa memuat berita tentang pameran yang isinya hampir didominasi oleh liputan tentang dirinya dan lukisannya. Hampir semua koran, baik ibu kota maupun daerah, melengkapi pemberitaan itu dengan menampilkan fotonya. Sayang dalam semua foto itu sama sekali tidak tampak lukisan alifnya. Yang terlihat hanya dia sedang berdiri di samping kanvas kosong! Beberapa hari kemudian, beberapa wartawan datang ke rumah Ustadz Bachri. Bertanya macam-macam tentang lukisan alifnya yang menggemparkan. Tentang proses kreatifnya, tentang bagaimana dia menemukan ide melukis alif itu, tentang prinsip keseniannya, dlsb. Seperti ketika pameran dia asal menjawab saja.</p>
<p>Ketika makan siang, istri dan anak-anaknya ganti mengerubutinya dengan berbagai pertanyaan tentang lukisan alifnya itu pula. “Kalian ini kenapa, kok ikut-ikutan seperti wartawan?!” teriaknya kesal. “Tidak pak, sebenarnya apa sih menariknya lukisan Bapak? Kok sampai dibeli sekian mahalnya?” tanya anak sulungnya. “Kenapa sih Bapak hanya menulis alif?” tanya si bungsu sebelum dia sempat menjawab pertanyaan kakaknya, “mengapa tidak sekalian Bismillah, Allahu Akbar, atau setidaknya Allah, seperti umumnya kaligrafi yang ada?” Istrinya juga tidak mau kalah rupanya. Tidak sabar menunggu dia menjawab pertanyaan-pertanyaan anak-anaknya. “Terus terang saja, Mas, sampeyan menggunakan ilmu apa, kok lukisanmu sampai tidak bisa difoto?” Ustadz Bachri geleng-geleng kepala. Kepada para wartawan dan orang lain, dia bisa tidak terus terang, tapi kepada keluarganya sendiri bagaimana mungkin dia akan menyembunyikan sesuatu.</p>
<p>Bukankah dia sendiri yang mengajarkan dan memulai tradisi keterbukaan di rumah. “Begini,” katanya sambil menyantaikan duduknya; sementara semuanya menunggu penuh perhatian, “terus terang saja; saya sendiri sama sekali tidak menyangka. Kalian tahu sendiri, saya melukis karena dipaksa Hardi, tamu kita yang pelukis itu. Saya merasa tertantang.” “Saya sendiri baru menyadari bahwa meskipun saya menguasai kaidah-kaidah khath, ternyata melukis kaligrafi tidak semudah yang saya duga. Apalagi, kalian tahu sendiri, sebelumnya saya tidak pernah melukis. Lihatlah, di gudang kita, sekian banyak kanvas yang gagal saya lukisi.</p>
<p>Bahkan, saya hampir putus-asa dan akan memutuskan membatalkan keikutsertaan saya dalam pameran. Tapi, Hardi ngotot mendorong-dorong saya terus.” “Lalu, ketika cat-cat yang saya beli hampir habis, saya baru teringat pernah melihat dalam pameran kaligrafi dalam rangka MTQ belasan tahun yang lalu, seorang pelukis besar memamerkan kaligrafinya yang menggambarkan dirinya sedang sembahyang dan di atas kepalanya ada lafal Allah. Saya pun berpikir mengapa saya tidak menulis Allah saja?” Ustadz Bachri berhenti lagi, memperbaiki letak duduknya, baru kemudian lanjutnya, “Ketika saya sudah siap akan melukis, ternyata cat yang tersisa hanya ada dua warna: warna putih dan silver. Tetapi, tekad saya sudah bulat, biar hanya dengan dua warna ini, lukisan kaligrafi saya harus jadi. Mulailah saya menulis alif. Saya merasa huruf yang saya tulis bagus sekali, sesuai dengan standar huruf Tsuluts Jaliy. Namun, ketika saya pandang-pandang letak tulisan alif saya itu persis di tengah-tengah kanvas. Kalau saya lanjutkan menulis Allah, menurut selera saya waktu itu, akan jadi wagu, tidak pas. Maka, ya sudah, tak usah saya lanjutkan. Cukup alif itu saja.” “Jadi, tadinya Bapak hendak menulis Allah?” sela si bungsu. “Ya, niat semula begitu. Yang saya sendiri kemudian bingung, mengapa perhatian orang begitu besar terhadap lukisan alif saya itu. Saya juga tidak tahu apa yang dikatakan Hardi kepada kolektor dari Jakarta itu, tetapi dugaan saya dialah yang membuat lukisan saya bernilai begitu besar. Termasuk idenya memberi judul yang sedemikian gagah itu.” “Tetapi, sampeyan belum menjawab pertanyaan saya,” tukas istrinya, “sampeyan menggunakan ilmu apa, sehingga lukisan sampeyan itu ketika difoto tidak jadi dan yang tampak hanya kanvas kosong yang diberi pigura?” “Wah, kamu ini ikut-ikutan mempercayai mistik ya?! Ilmu apa lagi? Saya tadi kan sudah bilang, alif itu saya lukis hanya dengan dua warna yang tersisa. Sedikit putih untuk latar dan sedikit silver untuk huruf alifnya.</p>
<p>Mungkin, ya karena silver di atas putih itu yang membuatnya tak tampak ketika difoto.” Istri dan anak-anaknya tak bertanya-tanya lagi; tetapi Ustadz Bachri tak tahu apa mereka percaya penjelasannya atau tidak.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tipzsangguru.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tipzsangguru.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tipzsangguru.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tipzsangguru.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tipzsangguru.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tipzsangguru.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tipzsangguru.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tipzsangguru.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tipzsangguru.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tipzsangguru.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tipzsangguru.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tipzsangguru.wordpress.com/329/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tipzsangguru.wordpress.com/329/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tipzsangguru.wordpress.com/329/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tipzsangguru.wordpress.com&amp;blog=10955242&amp;post=329&amp;subd=tipzsangguru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipzsangguru.wordpress.com/2010/10/23/lukisan-kaligrafi-sang-ustadz/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<georss:point>-7.156753 112.648982</georss:point>
		<geo:lat>-7.156753</geo:lat>
		<geo:long>112.648982</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/37bec86e89a7d47f35581c9b570c30ff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tipzsangguru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tipzsangguru.files.wordpress.com/2010/10/alif2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">alif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dongeng Tikus Masuk Sekolah</title>
		<link>http://tipzsangguru.wordpress.com/2010/10/14/dongeng-tikus-masuk-sekolah/</link>
		<comments>http://tipzsangguru.wordpress.com/2010/10/14/dongeng-tikus-masuk-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Oct 2010 12:05:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tipzsangguru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mutiara Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[dongeng]]></category>
		<category><![CDATA[hutan]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[tikus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipzsangguru.wordpress.com/?p=325</guid>
		<description><![CDATA[Tahun Pelajaran baru berarti tahun bingung dan sibuk bagi calon siswa bahkan tak kalah pusing 7 keliling (saya nggak tahu kenapa harus angka 7) bagi orang tua. Soal sekolah mana yang tepatlah, biaya yang katanya pemerintah gratis, tapi kenyataannya lebih mahal dan persoalan tetek bengek yang lain yang makin bikin kepala pecah&#8230; Ini ada sebuah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tipzsangguru.wordpress.com&amp;blog=10955242&amp;post=325&amp;subd=tipzsangguru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun Pelajaran baru berarti tahun bingung dan sibuk bagi calon siswa bahkan tak kalah pusing 7 keliling (saya nggak tahu kenapa harus angka 7) bagi orang tua. Soal sekolah mana yang tepatlah, biaya yang katanya pemerintah gratis, tapi kenyataannya lebih mahal dan persoalan <em>tetek bengek</em> yang lain yang makin bikin kepala pecah&#8230;<br />
Ini ada sebuah kisah tentang tikus di negeri hutan yang barangkali bisa kita ambil hikmahnya&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<br />
<span id="more-325"></span><br />
Alkisah, disebuah hutan antah berantah, berdirilah sekolah baru bagi seluruh warga hutan. Sekolah ini memiliki fasilitas dan kurikulum lengkap, sehingga diklaim menjadi sekolah standar A+ berdasarkan maklumat dari pemerintahan Raja Hutan. Sebagai sekolah favorit, siswanya tentulah ramai. Ada si bebek, si kancil, si burung elang, sampai si tikuspun bersekolah disini.<br />
Namun ada kegalauan dihati emak si Tikus, semenjak disekolahkan, si Tikus rajin sekali belajar hal baru. Belajar manjat pohonlah, belajar terbang, belajar menggali tanah sampai belajar berenang. Emak si Tikus gak tahan juga, dan akhirnya bertanya,<br />
“Nak, emang disekolah harus belajar gitu segala? ” Tanya emak tikus pada anaknya.<br />
“Iya mak. Disekolah kita diblajari semuanya mak..” Jawab si anak yang lagi belajar terbang.<br />
“Tapi kalo gini, sampai kapanpun kamu gak akan pernah berhasil nak, nilai kamu bakal jelek terus untuk pelajaran berenang, apalagi terbang” timpal emak sedikit resah.<br />
“Habis Kurikulum sekolah mengharuskan kita belajar ini sih mak, jadi mo gimana lagi?” balas menimpali si anak.<br />
“Boleh saja belajar hal yang baru, tapi kamu memiliki kecerdasan hakiki (mengerat) yang harus kamu kembangkan nak..Jangan-jangan karena terlalu banyak belajar hal baru, kamu lupa bagaimana caranya mengerat. Akhirnya apa, kamu tidak memiliki kemampuan cukup karena hasilnya malah setengah semua, terbang gak bisa, mengerat yang jadi keahlianmu pun lupa…” Ungkap emak.<br />
“Benar juga ya mak! Temenku si burung Elang pun sekarang aneh. Dia sering lupa bagaimana caranya terbang karena keasyikan belajar berenang. Keahlian utamanya malah gak berkembang…” Ujar si anak Tikus sembari berhenti dari kegiatannya.<br />
“Ya udah, besok emak bersama orangtua murid akan menghadap komite sekolah, gimana solusinya agar siswa berkembang optimal. Apakah harus menggunakan kurikulum KTSP seperti yang emak denger dari bangsa manusia..” Kata si emak sembari menyiapkan minuman buat si anak.<br />
“KTSP ? Apa lagi tu mak?” Tanya si anak heran.<br />
“KTSP, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Kurikulum ciptaan bangsa manusia. Intinya bagaimana mengoptimalkan kecerdasan siswa yang ternyata beragam, majemuk. Meski sama namanya, manusia, tapi mereka benar-benar berbeda satu sama lain. Oleh sebab itu, tidak ada lagi panggilan bodoh/goblok. Yang ada dia tidak cerdas pada bidang tertentu, tapi cerdas dibidang yang lain…” Jelas si emak.<br />
“Wah, bisa diterapin gak ya mak di negeri hutan? Keknya KTSP bisa jadi solusi untuk mendongkrak kecerdasan hakiki tiap siswa disekolahku mak..”<br />
“Tergantung bagaimana guru mengolah kurikulum tersebut. Lagi pula kita tunggu juga hasilnya, karena KTSP masih setengah jalan. Bangsa manusia sendiri masih kebingungan untuk menerapkannya…” si emak menjelaskan.<br />
“Tambah berat dung beban guru ya mak? Berarti dia harus memiliki kecerdasan yang mewakili tiap individu yang berbeda…ckk…ck..ck..salut buat guru…” Terkagum-kagum si anak mendengar penjelasan emaknya.<br />
“Makanya, buat kamu yang otaknya sedikit, jangan jadi guru. Mending kamu cari kerjaan lain. Lagi pula jadi guru gajinya kecil, tapi tuntutannya besar. Tapi anehnya, bangsa manusia tau  itu, tapi mereka seolah tak mau tahu…dah gih, mandi sono…badan kamu bau..” Kata emak menutup pembicaraan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tipzsangguru.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tipzsangguru.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tipzsangguru.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tipzsangguru.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tipzsangguru.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tipzsangguru.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tipzsangguru.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tipzsangguru.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tipzsangguru.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tipzsangguru.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tipzsangguru.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tipzsangguru.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tipzsangguru.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tipzsangguru.wordpress.com/325/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tipzsangguru.wordpress.com&amp;blog=10955242&amp;post=325&amp;subd=tipzsangguru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipzsangguru.wordpress.com/2010/10/14/dongeng-tikus-masuk-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<georss:point>-7.156753 112.648982</georss:point>
		<geo:lat>-7.156753</geo:lat>
		<geo:long>112.648982</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/37bec86e89a7d47f35581c9b570c30ff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tipzsangguru</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pidato Bung Karno &#8216;Ganyang Malaysia&#8217;</title>
		<link>http://tipzsangguru.wordpress.com/2010/08/28/pidato-bung-karno-ganyang-malaysia/</link>
		<comments>http://tipzsangguru.wordpress.com/2010/08/28/pidato-bung-karno-ganyang-malaysia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2010 16:10:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tipzsangguru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ganyang Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[pidato Bung Karno]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tipzsangguru.wordpress.com/?p=318</guid>
		<description><![CDATA[Kasus pertukaran antara pencuri ikan dari Malaysia dengan aparat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang ditangkap oleh Polair Malaysia yang dilakukan oleh pemerintah RI bikin gemes banyak fihak. Seolah-olah harga diri kita tercabik-cabik oleh ulah negeri jiran ini. Mulai dari kasus klaim karya seni budaya RI sampai dengan ribetnya masalah perbatasan. Simak saja pendapat Slamet [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tipzsangguru.wordpress.com&amp;blog=10955242&amp;post=318&amp;subd=tipzsangguru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://tipzsangguru.files.wordpress.com/2010/08/pidato-bung-karno2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-321" title="pidato bung karno" src="http://tipzsangguru.files.wordpress.com/2010/08/pidato-bung-karno2.jpg" alt="" width="300" height="211" /></a>Kasus pertukaran antara pencuri ikan dari Malaysia dengan aparat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang ditangkap oleh Polair Malaysia yang dilakukan oleh pemerintah RI bikin gemes banyak fihak. Seolah-olah harga diri kita tercabik-cabik oleh ulah negeri jiran ini. Mulai dari kasus klaim karya seni budaya RI sampai dengan ribetnya masalah perbatasan. Simak saja pendapat Slamet Effendi Yusuf, ketua PBNU berikut ini misalnya&#8230;<br />
<span id="more-318"></span><br />
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Slamet Effendy Yusuf tak setuju jika larangan bepergian (travel advisory) dari pemerintah Malaysia kepada warganya sebagai ancaman untuk Indonesia.</p>
<p>&#8220;Itu bukan ancaman. Itu kan buat warga Malaysia, kalau mereka dilarang ke sini ya enggak apa-apa kan?&#8221; ujar Slamet kepada INILAH.COM, saat ditemui di kantornya, Jumat (27/8).</p>
<p>Namun Slamet menyesalkan memanasnya situasi hubungan Indonesia dengan Malaysia akibat penangkapan aparat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) oleh Polisi Air Malaysia.</p>
<p>&#8220;Yang pertama, kita sesalkan kenapa aparat Indonesia mau ikut begitu saja ke kapal polisi Malaysia. Yang kedua kenapa pemerintah dengan sangat mudah melepas dan membarter nelayan pencuri ikan itu dengan aparat yang ditangkap,&#8221; kata Slamet.</p>
<p>Menurut Slamet, seharusnya pemerintah bisa bersikap lebih tegas dengan permasalahan ini. Menyelesaikan masalah diplomasi ini dengan perundingan. &#8220;Karena masalahnya pemerintah sendiri tidak yakin. Saya menyesalkan sikap pemerintah yang kurang responsif. Pemerintah harus tegas, kalau tidak itu menunjukkan pemerintah ini lemah,&#8221; tegasnya. [mut/nic]</p>
<p>Maka kita menjadi ingat ketika zaman pemerintahan Soekarno, beliau dengan tegas mengobarkan semangat membela harga diri bangsa dengan ungkapan terkenalnya &#8220;GANYANG MALAYSIA&#8221;. Dan inilah pidato beliau&#8230;<br />
Pada 20 Januari 1963, Indonesia mengambil sikap bermusuhan terhadap Malaysia. Bangsa ini tidak terima dengan tindakan demonstrasi anti-Indonesia yang menginjak-injak lambang negara Indonesia, Garuda.</p>
<p>Untuk balas dendam, Presiden Soekarno melancarkan gerakan yang terkenal dengan nama Ganyang Malaysia. Soekarno memproklamirkan gerakan Ganyang Malaysia melalui pidato pada 27 Juli 1963. Berikut isinya:“</p>
<p><em>Kalau kita lapar itu biasa</em></p>
<p><em>Kalau kita malu itu juga biasa</em></p>
<p><em>Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang ajar!</em></p>
<p><em>Kerahkan pasukan ke Kalimantan hajar cecunguk Malayan itu!</em></p>
<p><em>Pukul dan sikat jangan sampai tanah dan udara kita diinjak-injak oleh Malaysian keparat itu</em></p>
<p><em>Doakan aku, aku kan berangkat ke medan juang sebagai patriot Bangsa, sebagai martir Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang tak mau diinjak-injak harga dirinya.</em></p>
<p><em>Serukan serukan keseluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini kita akan membalas perlakuan ini dan kita tunjukkan bahwa kita masih memiliki Gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat.<br />
</em><br />
<em>Yoo&#8230;ayoo&#8230; kita&#8230; Ganjang&#8230;</em></p>
<p><em>Ganjang&#8230; Malaysia</em></p>
<p><em>Ganjang&#8230; Malaysia</em></p>
<p><em>Bulatkan tekad</em></p>
<p><em>Semangat kita badja</em></p>
<p><em>Peluru kita banjak</em></p>
<p><em>Njawa kita banjak</em></p>
<p><em>Bila perlu satoe-satoe!<br />
</em><br />
Bisa terbakar semangat patriotisme bangsa Indonesia mendengar pidato Soekarno itu. Kedaulatan Indonesia dianggap harga mati bagi Proklamator Republik Indonesia itu. Lalu bagaimana ketegasan pemerintahan sekarang?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tipzsangguru.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tipzsangguru.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tipzsangguru.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tipzsangguru.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tipzsangguru.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tipzsangguru.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tipzsangguru.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tipzsangguru.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tipzsangguru.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tipzsangguru.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tipzsangguru.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tipzsangguru.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tipzsangguru.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tipzsangguru.wordpress.com/318/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tipzsangguru.wordpress.com&amp;blog=10955242&amp;post=318&amp;subd=tipzsangguru&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tipzsangguru.wordpress.com/2010/08/28/pidato-bung-karno-ganyang-malaysia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-7.156753 112.648982</georss:point>
		<geo:lat>-7.156753</geo:lat>
		<geo:long>112.648982</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/37bec86e89a7d47f35581c9b570c30ff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tipzsangguru</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tipzsangguru.files.wordpress.com/2010/08/pidato-bung-karno2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pidato bung karno</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
